Banner
Komunitas FreeBSD Indonesia
           |  
Lupa Password Root FreeBSD

Pernahkah Anda lupa password root ? Saya pernah mengalaminya. Faktor penyebab lupa password biasanya karena terlalu banyak server yang ditangani, terlalu banyak password yang di gunakan, terlalu rumit dan bukan merupakan password yang biasa kita ingat. Dalam kasus lain, saya pernah mereset password root dikarenakan yang menginstall FreeBSD adalah orang lain dan saya harus menginstall sesuatu di dalamnya.

DHCP Server dengan 2 Segmen Network

E-mail Print PDF

DHCPMasih tentang  DHCP Server,  tapi kali ini saya akan membahas tentang bagaimana mengkonfigurasi sebuah DHCP server pada 2 segmen network yang berbeda. Dalam kasus ini, ada sebuah gedung berlantai dua, mempunyai network di lantai 1 dan lantai 2. Pemilik gedung tersebut menginginkan, agar network lantai 1 berbeda dengan lantai 2,  tetapi untuk kemudahan beliau menginginkan menggunakan DHCP server. Sebelumnya dia menganggarkan 2 buah server untuk koneksi internet pada masing-masing lantai 1 dan lantai 2.

Saya pikir tidak perlu 2 server untuk koneksi internet, terlebih jumlah komputer lantai 1 dan 2 dan bandwidth yang di miliki tidak terlalu besar. Akhirnya pemilik gedung pun bersedia menerima saran saya dengan pembuatan 1 DHCP server untuk koneksi kedua network tersebut.

Cara pembuatannya tidaklah terlalu sulit, hanya diperlukan konfigurasi yang sangat simple dan 2 lancard yang me-listen sebagai DHCP server untuk kedua network tersebut. Cara installasi DHCP servernya tidak berbeda dengan tulisan saya sebelumnya. Bedanya, dalam kasus ini menggunakan 2 lancard yaitu untuk netwrok 1 dan network 2, serta 1 lancard lagi merupakan network public.

Konfigurasi yang diperlukan adalah sebagai berikut:

Pada file /usr/local/etc/dhcpd.conf ditambahkan:

option domain-name-servers 192.168.1.254, 192.168.0.254;
option netbios-node-type 2;
default-lease-time 86400;
max-lease-time 86400;
authoritative;
ddns-update-style none;
#atas
        subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
                option routers 192.168.1.254;
                option broadcast-address 192.168.1.255;
                range 192.168.1.10 192.168.1.100;
        }
#bawah
        subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
                option routers 192.168.0.254;
                option broadcast-address 192.168.0.255;
                range 192.168.0.10 192.168.0.100;
        }

Hanya itu saja pada dhcpd.conf-nya. Pada rc.conf nya perlu ditambahakan:

dhcpd_enable="YES"                          # dhcpd enabled?
dhcpd_flags="-q"                            # command option(s)
dhcpd_conf="/usr/local/etc/dhcpd.conf"      # configuration file
dhcpd_ifaces="rl1 rl2"                      # ethernet interface(s

 simple juga bukan  ? 

kebetulan untuk nat saya menggunakan ipnat dan untuk firewall saya menggunakan ipfw.

untuk konfigurasi ipnat nya adalah sebb :

# ------------------------------------------------------------
# Use ipfilter FTP proxy for the firewall doing transfer mode
# active.
# ------------------------------------------------------------
map rl0  0.0.0.0/0 -> 0.0.0.0/32 proxy port ftp ftp/tcp
# ------------------------------------------------------------
# Use ipfilter FTP proxy for hosts behind NAT doing transfer
# mode active.
# ------------------------------------------------------------
map rl0  192.168.1.0/24 -> 0.0.0.0/32 proxy port ftp ftp/tcp
map rl0  192.168.0.0/24 -> 0.0.0.0/32 proxy port ftp ftp/tcp
# -----------------------------------------------------------
# Map all internal UDP and TCP traffic to the external IP address
# -----------------------------------------------------------
map rl0  192.168.1.0/24 -> 0.0.0.0/32 portmap tcp/udp 40000:60000
map rl0  192.168.0.0/24 -> 0.0.0.0/32 portmap tcp/udp 40000:60000
# -----------------------------------------------------------
# Map all other traffic e.g. ICMP to the external IP address
# -----------------------------------------------------------
map rl0  192.168.1.0/24  -> 0.0.0.0/32
map rl0  192.168.0.0/24  -> 0.0.0.0/32
#### TRANSPARANT PROXY ###################
rdr rl1 0.0.0.0/0 port 80 -> localhost port 3128
rdr rl2 0.0.0.0/0 port 80 -> localhost port 3128

Catatan : rl0 adalah interface public 

Gampang bukan?

Untuk firewall nya pake type open juga boleh atau jika perlu + dummynet Anda sekarang boleh tersenyum karena mungkin anda punya masalah seperti ini dan belum mempunyai pemecahannya.

Salam,
ogeb: ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it )

Comments

Show/Hide Comment form Please login to post comments or replies.
 

Status Koneksi